Home > Coretan > Merokok Wajib Tidak Haram

Merokok Wajib Tidak Haram

Fatwa rokok yang kontroversi sebetulnya sudah lama dari Sejak awal abad XI Hijriyah atau sekitar empat ratus tahun yang lalu, rokok dikenal dan membudaya di berbagai belahan dunia Islam. Sejak itulah sampai sekarang hukum rokok gencar dibahas oleh para ulama di berbagai negeri, baik secara kolektif maupun pribadi. Perbedaan pendapat di antara mereka mengenai hukum rokok tidak dapat dihindari dan berakhir kontroversi. Itulah keragaman pendapat yang merupakan fatwa-fatwa yang selama ini telah banyak terbukukan.

Sebagian di antara mereka menfatwakan mubah alias boleh, sebagian berfatwa makruh, sedangkan sebagian lainnya lebih cenderung menfatwakan haram.

Disinilah rammat bagi umat,  kita bias memilah mna yang kita ikuti berdasarkan aqidah kita “ Perbedaan Pendapat Ulama itu merupaka rahmat bagi  Umat”

Namun Hukum merekok menurut Saya adalah Wajib mengapa demikian? Mungkin anda bertaya-tanya , kok bisa jawab hukumnya, Perlu di di garis bawahi Wajib disini  adalah wajib bagi diri saya, bukan wajib bagi Umum  umat islam,

Pengambilan  dari  :“Ushul Fiqh “Sesuatu yang menjadi syarat bagi ada dan sempurnanya sesuatu yang bersifat wajib, maka sesuatu  itu pun wajib hukumnya”

Saya terpkan dalil tersesbut dalam Merokok, sebelumnya cerita dulu sewaktu masih di Tholab kegiatanku selain belajar masih banya kegiatan yang dikerjakan dimalam hari, dari sinilah saya sering merokok bahkan sehari sampai 1 hingga 2 bungkus rokok.

Karena Rokok adalah media Dzikir saya, kalo saya tidak merokok saya tidak bias berdzikir kepada Allah, mungkin anda tidak percaya dengan phenomena ini, tapi ini saya sering melaukannya singgat saat ini. Disetiap  hembusan rokok keluar gema dzikir,

Ini merupakan Tips Merokok Sambil Berdizir :

  • Ambil sebatang rokok sambil mengucapkan Bismillah 3x
  • Sebelumnya membakar rokok Ucapkan Niat “nawaitu Taqorubban Illah”
  • Hisapan pertama  sambil menghisap rokok lapadzkan Assama Allah (ALLah, Allah) dalam hati sepanjang hempasan rokoko tadi.
  • Hisapan seterusnya selalu dibarengi dzikir dalam hati dengan menghadirkan Allah , اللهُ… اللهُ.
  • Disaat merokok anda selalu bertafakur tentang keesaan Allah denagan niat supaya kita lebih dekat dengan Allah
  • Ketika Rokok Akan habis lafadkan  “La hawla wala kuwata illa billah”

Sekali lagi ini dalil khusus bukan untuk umat pada umumnya, kalau ada yang kurang sempurna anda bias menyempurnakannya, semoga bermanfaat dan senantiasa kita berdikir disetiap saat dan waktu kapanpun dan dimana saja , karena Dzikir alamalan yang paling mulia.

  1. myu
    July 30, 2010 at 1:29 pm

    oh gitu yah. Maklum orang awam dalam agama.he…2. “Kalo saya tidak merokok saya tidak bisa berdzikir kepada Allah,” Sekedar tanya: Bukannya lebih hebat lagi klo dzikir karena Allah bukan karena rokok???
    Pernah baca aja, segala sesuatu tergantung niat….he…2, lali aku, iku hadist rasullullah yah?

  2. August 11, 2010 at 8:11 am

    waduh bakal susah nih aku yang suka ngerokok

  3. Arif
    August 23, 2010 at 2:45 pm

    Anda salah menggunakan dalil, kan ada ayat2 Al-Qur’an tu menjelaskan kalau merusak angg0ta tubuh itu haram, jadi mer0k0k kan merusak paru2 jd tu haram, betul…

    • October 13, 2010 at 7:18 am

      ah,,,kang rudin ada2 aja menggunakannya.kalo saya sepakat sama kang arif.

      lebih baik mencegah kang dari pada mengobati. Bahayanya minta ampun deh kalo dah ketagihan. Paru2 yang akan menjadi pengangung jwabanya.

      oya, meskipun diniatkan karena Alloh tetapi menggunakan cara yang salah, bukankah amalan itu akan sia2 kang bahkan tertolak deh amalannya. Bener gak kang???

    • April 5, 2011 at 8:09 am

      saya rasa merokok itu bukan sesuatu yang diharamkan oleh agama,
      akan tetapi merkok itu adalah makruh…
      kemakruhannya ya itu tadi yang anda sebutkan.
      memang, menurut sebagian kalangan menyebutkan bahwa rokok itu hukumnya haram.

  4. August 24, 2010 at 4:58 pm

    Tetep aja rokok gak ada manfaatnya.😈

  5. November 3, 2010 at 3:08 pm

    kangrudin, kalo soal ginian mah jangan di lepas ke umum.

  6. November 4, 2010 at 10:42 am

    Thank kang Tufik, cuma ingin tau reaksi Temen saya ,he..he..

  7. andy
    December 7, 2010 at 6:42 pm

    beda ya ahli thoriqoh mah ta’rifnya juga..🙂

  8. August 24, 2016 at 11:36 pm

    Ini seperti kalau saya gak korupsi saya gak bisa bangun masjid di kampung, oleh karena itu saya harus korupsi biar bisa bangun masjid di kampung

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: